Kita telah mengetahui bahwa energi potensial pegas adalah. EP = ½ kx 2. Energi mekanik total E merupakan jumlah energi kinetik dan potensial, EM = ½ mv2 + ½ kx2 (1) di mana v adalah kecepatan massa m ketika berjarak x dari posisi setimbang, GHS hanya dapat terjadi selama tidak ada gesekan.
Energi potensial pegas merupakan salah satu jenis energi potensial yang berhibungan dengan bahan-bahan elastis. Misalnya saja sebuah pegas sederhana (Gambar 2) akan mempunyai energi potensial ketika ditekan (atau diregangkan), karena ketika dilepaskan, pegas itu dapat melakukan kerja pada sebuah bola seperti yang ditunjukkan oleh gambar.
Sejumlah energi tentu dibutuhkan untuk meregangkan atau menekan pegas. Energi yang dimiliki pegas saat kondisi teregang atau tertekan merupakan salah satu bentuk energi potensial.
Energi potensial (EP) merupakan energi yang tersimpan pada sebuah benda atau sesuatu karena posisi atau kedudukannya. Energi potensial terbagi lagi menjadi beberapa macam, yaitu energi potensial gravitasi, energi potensial pegas (elastis), dan energi potensial listrik, dan masih banyak lagi. Nah, contohnya itu apa, sih?
Contoh, saat busur panah ditarik, energi potensial pegas tersimpan. Makin panjang tali busur ditarik, bertambah besar energi potensial pegasnya.
Diasumsikan semua energi potensial berubah menjadi energi kinetik maka pada kondisi ini berlaku hukum kekekalan energi mekanik. ΔEp + ΔEk = 0. Contoh Soal Energi Potensial Pegas dan Penyelesaiannya. Pegas dengan konstanta 400 N/m digunakan sebagai pelontar peluru bermassa 10 gram.
